Mendidik Anak Dengan KESABARAN - DAKWAH BILHIKMAH | Cerdas dan Penuh Hikmah
Headlines News :
Home » » Mendidik Anak Dengan KESABARAN

Mendidik Anak Dengan KESABARAN

Written By agg on Minggu, 20 Januari 2013 | 21.41



Menjadi seorang guru adalah anugerah yang begitu indah, karena profesi seorang guru adalah profesi yang harus dilengkapi sebuah perangkat hati yang tinggi, yaitu perangkat KESABARAN. Betapa tidak, karena dihampir seluruh perjuangan guru dalam menghadapi peserta didik selalu dihadapkan dengan hal – hal yang menantang dalam peristiwa sehari – hari dalam sekolah. Seorang guru yang memeiliki perangkat hati yang bernama KESABARAN, adalah guru berhati matahari. Setiap kehadirannya selalu dapat membuat perubahan yang baik dalam menghadapi berbagai masalah disekolah.

                Menurut saya KESABARAN adalah seperti matahari yang tidak pernah bosan menyinari sang bumi, memberikan kehangatan pada permukaan bumi, sehingga mampu menumbuhkan tumbuhan – tumbuhan menjadi subur dan indah. Tanpa matahari apalah artinya bumi, tanpa matahari tidak akan ada kehidupan di permukaan bumi. Begitulah sang matahari yang selalu menerangi ruang- ruang yang gelap di seluruh pelosok bumi. Maka  itulah posisi seorang guru hendaklah seperti matahari yang selalu siap menyinari dan menghangatkan setiap jiwa yang haus akan contoh dan tauladan dalam kehidupan anak.
                Ada satu kata yang menarik dalam memberikan KESABARAN dalam mendidik anak, yaitu selalu melibatkan TAULADAN yang istiqomah, kontinue, dan terus menerus. Karena sebenarnya yang sangat diperlukan oleh seorang anak adalah bukan nasehat semata tetapi TAULADAN dalam memberikan nasehat tersebut. Jangan sampai seorang guru hanya bisa menasehati, menyuruh, dan menyarankan, tetapi tidak memberikan tauladan yang baik.
                Dengan TAULADAN ternyata akan semakin memperkuat NASIHAT yang kita berikan kepada anak, bahkan sebenarnya TAULADAN adalah nasihat yang bergerak.
                Cukup dengan TAULADAN dan KESABARAN ternyata seorang guru dapat merubah anak dengan mudah, tanpa harus banyak mengeluarkan energi yang besar.
                Contoh kasus jika kita menginginkan seorang anak agar rajin berinfak, maka libatkan anak ketika anda sedang berinfak.
WASALAM...
Share this article :

0 komentar:

Tulis Komentar Anda Di Sini

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. DAKWAH BILHIKMAH | Cerdas dan Penuh Hikmah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger