Menjadi seorang guru awalnya bukalah suatu pilihan. Bahkan impian
menjadi seorang guru tidak pernah terlintas dalam diriku saat masih
duduk di bangku SMA. Menurut saya menjadi guru itu tidak keren, minimal
itulah alasan saya waktu itu. Setelah lulus SMA ternyata saya malah
tidak jadi apa, semua cita-cita saya kandas karena memang tidak bisa
melanjutkan kuliah.
Setelah mendaftar dan ikut ujian, saya lolos dan resmi menjadi
mahasiswa FKIP. Awal-awal kuliah saya masih belum memahami dengan benar
apa esensi dari tugas saya kelas setelah jadi guru BK. Namun setelah
beberapa semester di kampus, saya sadar menjadi guru atau guru BK itu
tidak mudah. Karena menjadi guru memiliki tanggung jawab yang sangat
berat.
Saya teringat dengan kata-kata jawa, “guru digugu lan ditiru”. Jika
diartikan dalam bahasa Indonesia artinya “guru didengar dan dicontoh”.
Kalimat ini cukup membuat diri saya merinding, apakah benar saya ini
calon guru yang baik, yang bisa di dengar siswa dan di contoh
siswa.Menyadari hal tersebut, saya mulai belajar bagaimana menjadi
seorang guru yang baik, sejak masih mahasiswa. Meskipun masih banyak
kurang di sana-sini. Setelah lulus kuliah, Tuhan menjawab doa saya, saya
benar-benar langsung jadi guru, bukan guru tapi ini lebih karena saya
diangkat jadi staf pengajar di kampus tempat saya kuliah.
Mendapat tawaran menjadi pengajar di kampus, awalnya sempat membuat
saya bingung, apakah ini benar. Muncul berbagai pertanyaan dalam diri
saya. Apakah saya pantas, apakah saya mampu, apakah saya bisa
menjalankan tugas ini dengan baik. Saya pun akhirnya meminta pendapat
beberapa teman yang sudah menjadi guru. Dan mereka mengatakan ini adalah
kesempatan, karena tidak semua orang mendapat kesempatan seperti itu.
Selama beberapa hari saya terus bertanya, hingga akhirnya saya pun
membuat suatu keputusan bahwa saya akan menerima tanggung jawab ini.
Semenjak itulah saya tidak berhenti untuk belajar, semua hal yang bisa
saya lakukan untuk mengembangkan diri saya lakukan. Tujuan saya hanya
satu supaya saya bisa memberikan yang terbaik kepada teman-teman
mahasiswa. Karena yang ada dalam pikiran saya hanya satu, mahasiswa akan
percaya dengan apa yang saya katakan, kalau saya sudah melakukan apa
yang saya katakan tersebut. Jadi saya fokus kepada diri saya sendiri
dulu, untuk memperbaiki dan mengembangkan diri.
Usaha ini benar-benar saya lakukan dengan keras, bahkan saya punya
suatu moto seperti apa yang dikatakan oleh William A. Ward “Guru yang
biasa-biasa saja memberi tahu. Guru yang baik menjelaskan. Guru yang
bagus menunjukkan bagaimana caranya. Tetapi guru yang luar biasa
menginspirasi murid-muridnya”.
Dalam tulisan ini saya tidak akan mengatakan bahwa diri saya sudah
pantas di dengar dan dicontoh oleh siswa, bukan seperti itu, tapi ini
adalah bahan refleksi juga untuk diri saya sendiri, karena saya masih
banyak kekurangan di sana-sini. Untuk itu saya benar-benar terus belajar
dan menempa diri untuk lebih baik. Selain itu, saya juga mengembangkan
kemampuan hard sklill dan soft skill yang mendukung kompetensi saya sebagai seorang guru.
Sekarang coba jawab pertanyaan seperti dalam judul. Pantaskan kita
didengar dan dicontoh oleh siswa? Mari jawab bersama-sama “PANTAS!
Karena dari kemarin, hari ini dan masa yang akan datang kita terus
memperbaiki diri dalam segala hal, kita lah agen perubahan yang akan
mencetak para juara yang akan membanggakan para orang tua, agama, bangsa
dan Negara.
Bagaimana jika ada guru yang masih letoi dalam mengajar?
Mereka letoi, karena belum sadar, dari itu mari kita sebagai sesama
guru saling menyadarkan teman kita yang lain. Caranya sederhana, buat
diri kita sadar dulu, buat diri kita maju dulu, buat diri kita cerdas
dulu, supaya jangan sampai ketika mengingatkan malah di katai OOT
(omong-omong tok).
Supaya bisa menjadi guru yang didengar dan dicontoh, maka buat diri
kita pantas untuk itu. Jadi tidak akan ada lagi, yang bertanya pantaskan
guru itu didengar dan dicontoh. Karena jika kita memantaskan diri untuk
itu, maka dengan sendirinya kita akan menjadi role modelnya siswa dalam
berkehidupan.

0 komentar:
Tulis Komentar Anda Di Sini